Identifikasi Cacti & Succulent

Selasa, 2 Apr 2013

Kaktus bisa sangat sulit untuk diidentifikasi dengan benar, mungkin lebih daripada jenis tanaman lain di dunia. Mungkin ada lebih banyak kaktus yg label namanya salah daripada jenis tanaman lain. Kesalahan identifikasi biasanya terjadi saat hanya melihat dari sebuah foto dua dimensi. Jadi bagaimana kita bisa mengidentifikasi jenis kaktus?

Memang beberapa jenis kaktus (tidak selalu yang umum) sangat khas sehingga dapat langsung dikenali dengan hanya melihat fotonya. Namun dalam kasus lain seorang ilmuwan bahkan harus meneliti untuk menghitung jumlah duri, warna duri, bentuk areole dan jumlah ribsnya. Sebagai contoh, genus Mammillaria, Rebutia dan Gymnocalycium memiliki banyak species dengan bentuk yg hampir serupa, sehingga hanya dapat diidentifikasi dengan tepat pada saat berbunga.

Mencari di internet atau foto-foto dalam buku bukanlah cara yg tepat untuk mengidentifikasi jenis kaktus. Saya memiliki pengetahuan yg sangat sedikit tentang kaktus kolumnar yg bisa tumbuh besar, tetapi dengan sedikit pekerjaan detektif, seseorang dapat membuat tebakan. Jika Anda mencari di internet, cobalah untuk melihat foto-foto yang berbeda sebanyak mungkin dari spesies yang sama, sungguh menakjubkan bagaimana mereka bisa terlihat berbeda. Secara khusus, kaktus kolumnar bisa sangat sulit diidentifikasi dengan benar. Karena banyak bibitan yg tidak memiliki kemiripan dengan indukannya sampai mereka telah mencapai ketinggian tertentu.

Hibridisasi tanaman memang terjadi di alam, namun terutama banyak dilakukan oleh nursery2. Hal ini juga dapat membingungkan kita dalam proses identifikasi. Akan ada banyak tanaman hasil persilangan. Persilangan tanaman bagus jika dilakukan dengan benar karena akan menciptakan berbagai bentuk baru. Hasil silangan yg baru tersebut harus lebih baik daripada yang tanaman aslinya, baik dalam hal lebih tahan penyakit atau pertumbuhan dan pembungaannya lebih cepat.

Klasifikasi genus dalam kaktus adalah pengelompokan berdasarkan bentuk morfologi yang mirip. Demikian pula, genus yg serupa dikelompokkan ke dalam family, family ke dalam ordo, ordo ke dalam classis, dan classis dalam divisio.
 
Nama genus selalu ditulis dengan huruf depan kapital misalnya Gymnocalycium. Nama spesies selalu ditulis dalam huruf depan kecil misalnya buenekeri (Gymnocalycium buenekeri). Saya telah menyertakan informasi ini karena kadang-kadang relatif mudah untuk mengidentifikasi Genus bahwa tanaman tersebut termasuk Gymnocalycium, tapi hampir mustahil untuk mengidentifikasi spesiesnya, dalam hal ini contohnya buenekeri.

Setelah mengatakan semua ini sekarang apakah kita merasa bahwa mencoba untuk mengidentifikasi kaktus hampir mustahil? Jawabannya "tidak, tentu saja, bukan tidak mungkin", tapi beberapa aturan harus ditaati. Saya pernah salah saat dengan yakin mengidentifikasi satu foto tanaman sebagai Euphorbia canariensis. Apakah itu merupakan kelalaian saya? Ya, karena saya tidak memiliki semua fakta sehingga membuat asumsi yang salah. Tanaman tersebut bahkan bukan termasuk Euphorbia, namun termasuk kaktus. Penampilan memang dapat menipu.

Akhir kata, ketika mengidentifikasi kaktus, selalu lebih mudah pada saat kondisinya sedang berbunga. Semoga dengan Artikel ini menjadikan para pembaca lebih tertarik pada Cacti & Succulent, bukan hanya pada label jenisnya.

Penulis: John Chippindale, Leeds, England

Sumber:
http://cactiguide.com/article/?article=article2.php