CARA MENANGANI BUSUK PADA KAKTUS

Jumat, 30 Jun 2017

Busuk pada kaktus dan sukulen bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti media yg tidak porous, terlalu banyak/sering disiram, diserang hama/penyakit, luka pada tubuh yg terkena air, dll.

Bila busuk tersebut teridentifikasi sejak awal maka kemungkinan kaktus&sukulen tersebut untuk diselamatkan masih tinggi. Namun jika busuknya sudah menjalar hingga lebih dari 50% bagian tubuhnya maka kemungkinan selamatnya kecil.

Berikut merupakan ilustrasi cara menangani busuk pada kaktus (bisa juga diterapkan pada sukulen):

 






















Pertama, bersihkan luka busuk sehingga terlihat daging yg putih kehijauan dan tekturnya keras. Pembersihan dilakukan sebersih mungkin untuk menghilangkan bagian yg membusuk/coklat dan lembek. Proses pembersihan ini harus dilakukan sekering mungkin, jangan memakai air sama sekali. Yg paling praktis yakni menggunakan tisu.

Setelah lukanya dirasa sudah bersih dari bagian yg busuk, maka oleskan bubuk fungisida (merk apapun) pada seluruh lukanya secara merata. Bubuk fungisidanya jangan dibuat pasta, tapi langsung oleskan dan ratakan saja pada lukanya. Bila letak busuknya pada bagian akar, boleh campur fungisida dengan bubuk hormon penumbuh akar (1:1) agar mempercepat munculnya akar baru ketika ditanam kembali.

 






















 

Setelah itu, keringanginkan kaktus/sukulen tersebut selama 1-2 hari sebelum ditanam ulang. Lama pengeringan lukanya tergantung kondisi dan lukanya, jika busuknya parah dan lukanya besar maka proses pengeringannya bisa sampai berhari-hari. Saat dikeringanginkan, jangan dijemur atau terkena sinar matahari langsung dan jangan dihujan2kan/kena air.

Saat ditanam kembali, bila busuknya terletak pada body/tubuh maka bisa langsung menggunakan media tanam normal untuk kaktus&sukulen. Bila busuknya pada akar, maka media tanamnya jangan menggunakan pupuk organik sama sekali, contohnya kompos atau pupuk kandang karena itu akan rentan menyebabkan busuk ulang. Media tanam untuk kasus busuk akar cukup menggunakan pasir malang halus (disaring dulu) 70% dan sekam bakar 30%.

Setelah ditanam ulang, letakkan kaktus&sukulen tersebut pada lokasi yg tidak terlalu panas namun tetap mendapatkan sinar matahari. Penyiraman pertama dilakukan seminggu setelahnya, cukup dengan cara dispray pada medianya. Untuk berikutnya penyiraman (spray) bisa dilakukan dengan interval 5-6 hari sekali. Pemberian air dan sinar matahari bisa dilakukan bertahap tergantung pada kondisi dan proses pemulihan tanaman, bila terlihat ada bulu atau duri baru yg tumbuh maka kemungkinan besar akar barunya sudah mulai muncul/tumbuh.

Untuk kasus busuk pada tubuh, bila lukanya mengering dan tidak meluas maka kaktus/sukulen tersebut sudah bisa diletakkan pada lokasi biasa yg fullsun dan bakal tumbuh normal lagi seperti sebelumnya. Untuk kasus busuk akar, bila dirasa akar2 barunya sudah lumayan banyak, maka media tanamnya bisa diganti dengan media tanam kaktus normal dan dikondisikan seperti kaktus yg baru datang/diadaptasikan dulu selama beberapa hari sebelum dipindah ke lokasi yg fullsun.

Upaya penanganan busuk ini tidak selalu berhasil, tapi setidaknya akan meningkatkan kemungkinan menyelamatkan kaktus&sukulen tersebut. Selamat mencoba dan semoga berhasil.




Produk Terlaris
Statistik