BUDIDAYA KAKTUS DARI BIJI

Kamis, 5 Okt 2017

Menyemai biji kaktus dan berhasil membesarkannya merupakan kepuasan dan tantangan tersendiri bagi sebagian penghobby kaktus. Meskipun terlihat mudah dan menyenangkan, namun prosesnya tidak semudah yang dibayangkan, diperlukan ketelitian dan kesabaran.

 

Berikut pembahasan tentang kelebihan dan kekurangan menyemai biji kaktus.

Dimulai dari kekurangannya terlebih dahulu:

1. Persiapan sebelum menyemai biji kaktus yang relatif ribet, seperti menyiapkan media semai yang ukurannya kecil/halus namun tetap porous, wadah semai yang sesuai dengan jumlah dan jenis biji yang akan disemai, dsb.

2. Ukuran biji kaktus umumnya kecil sehingga diperlukan ketelitian dalam menata dan alat khusus untuk menaruh biji ke media semainya. Semakin kecil ukuran biji kaktus yang akan disemai akan semakin lama menatanya.

3. Tidak mudah untuk menemukan penjual/suplier biji kaktus yang terpercaya. Tiap jenis kaktus memiliki masa berbunga yang berbeda-beda, sehingga hampir tidak mungkin panen bijinya bisa dalam periode yang bersamaan. Biji kaktus mix yang sering dijual di pasaran umumnya kurang berkualitas dan jenisnya kurang layak untuk dikoleksi.

4. Resiko kegagalan dalam menyemai biji kaktus cukup tinggi, apalagi bagi para pemula. Meskipun sudah membaca prosedur penyemaian biji kaktus, namun belum tentu akan langsung berhasil ketika pertama kali menyemai karena banyaknya faktor yang bisa menyebabkan kegagalan seperti: media semai yang ukurannya terlalu besar/kasar, tidak steril sehingga mudah berjamur, tidak porous sehingga bibitan rentan busuk, kurang bisa menjaga tingkat kelembaban media semai, dsb. Namun resiko kegagalan ini bisa diminimalkan dengan seringnya mencoba sehingga bisa mengetahui metode yang paling sesuai dengan lingkungan semainya.

5. Perlunya perawatan yang konsisten bahkan setelah bibitannya sudah berkecambah. Bibitan yang sudah berkecambah sampai bisa dipot mandiri memerlukan waktu sekitar 1 tahun (tergantung jenisnya), dan biasanya di fase ini banyak memakan korban karena dua faktor utama: intensitas sinar matahari dan kuantitas&frekuensi penyiraman.

6. Diperlukan waktu yang relatif lama dari mulai menyemai biji kaktus sampai bisa dipanen sehingga diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Biasanya semakin langka jenis kaktus, semakin lama dan susah juga pembesaran bibitannya.

7. Biji yang disemai tidak selalu akan memiliki corak/warna/bentuk yang sama dengan indukannya, khususnya untuk hybrid/varietas. Untuk kaktus species, bibitan yang dihasilkan akan sama jenisnya dengan induknya bila tidak terjadi penyilangan dengan species lain.

8. Menyemai kaktus tidak cocok untuk type kolektor yang langsung ingin menikmati bentuk dewasa suatu jenis kaktus, selain waktu tunggunya lama, bentuk&corak yang diharapkan belum tentu tercapai.


Untuk kelebihan/keuntungan menyemai biji kaktus:

1. Biaya yang dikeluarkan relatif jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli kaktus dewasa.

2. Mendapatkan banyak pohon sekaligus dan bisa melakukan seleksi terhadap bibitan yang dinilai istimewa.

3. Berkesempatan untuk mendapatkan bibitan yang mengalami mutasi, memiliki corak/warna yang lebih bagus dari indukannya, dan bernilai ekonomis tinggi.

4. Meskipun dibutuhkan perawatan yang konsisten, namun tidak merepotkan karena frekuensi penyiraman yang minim selama tahap pembesaran (disungkup).

5. Tidak memakan tempat seperti bibitan tanaman jenis lain. Ratusan bibitan kaktus bisa disemai dalam pot diameter 20cm sehingga keterbatasan lahan tidak menjadi masalah.

6. Bila rutin menyemai biji kaktus setiap minggu, maka 1-2 tahun ke depan juga akan mulai panen setiap minggunya.

7. Beberapa jenis kaktus yang langka jarang ada yang menjual dalam bentuk tanaman, namun selalu ada yang menjual bijinya.

8. Bagi sebagian kolektor, menikmati tahapan pertumbuhan bibitan kaktus merupakan kepuasan tersendiri.




Produk Terlaris
Statistik