CARA MERAWAT CACTUS DAN SUKULEN

Senin, 27 Mar 2017


Media tanam

Tidak ada komposisi media tanam yang paling bagus, karena komposisi yang telah terbukti bagus di suatu wilayah mungkin tidak cocok di wilayah yang lain, yang disebabkan oleh perbedaan iklim, ketinggian, intensitas sinar matahari, kelembaban udara, dll. Jadi Anda harus bereksperimen untuk menemukan campuran yang terbaik untuk Anda.

Komposisi media tanam yang kami gunakan adalah 35% sekam bakar kualitas terbaik, 35% pasir malang halus, 20% perlite,10% pupuk kandang fermentasi, Silakan sesuaikan komposisi media tanam Anda sesuai dengan ketersediaan dan kondisi lingkungan Anda, kuncinya adalah media tersebut harus porous (tidak menyimpan air). Untuk menjaga porositas media dalam pot, sebaiknya taruh pasir malang yg butirannya besar pada dasar pot agar saat disiram air cepat merembes keluar melalui lubang-lubang di dasar pot.


Pot

Ketika mengganti pot (repotting), kami jarang membesarkan ukuran pot (overpot) yang kami pakai, kami hanya mengganti media yang telah lama dengan media yang baru. Penggantian pot dan media tanam kami lakukan saat tanaman tersebut sudah tidak muat di ukuran pot semula atau jika tanaman terlihat tidak sehat dan tidak ada pertumbuhannyasama sekali.

Sebagian besar jenis tanaman cactus dan sukulen tidak tumbuh dengan baik dengan cara overpot, karena menyebabkan porositas dalam pot menurun. Namun untuk beberapa jenis tanaman pertumbuhannya memang lebih baik jika ukuran potnya dibesarkan.

Pengalaman dalam merawat tanaman akan membantu menentukan kapan overpot dapat dilakukan dengan aman atau malah justru dapat menyebabkan tanaman tersebut busuk.


Intensitas sinar dan Sirkulasi udara

Untuk penyinaran, ketika tanaman menunjukkan warna hijau pucat dan tumbuh dengan kurus, itu biasanya menunjukkan efek dari kekurangan sinar matahari. Namun penyinaran sinar matahari secara langsung, tanpa naungan plastic UV juga dapat menyebabkan kulit tanaman terbakar (sunburnt), sehingga disarankan untuk menggunakan atap UV untuk mencegah sunburnt dan terlindungi dari guyuran hujan. Untuk mengatur intensitas cahaya pada tanaman sebaiknya dilakukan secara perlahan karena pemindahan tanaman langsung dari tempat teduh ke sinar matahari penuh (fullsun) dapat menyebabkan sunburnt.

Hampir semua tanaman membutuhkan sirkulasi udara yang bagus untuk pertumbuhan yang optimal. Kualitas udara dan sirkulasinya berpengaruh besar pada kesehatan tanaman, dan perkembangbiakkan beberapa jenis hama (misal: spider mites) menurun jika sirkulasi udaranya bagus.


Penyiraman

Cactus dan sukulen merupakan tanaman yang membutuhkan penyiraman yang relatif minim, karena bila terlalu sering disiram justru menyebabkan mudah busuk. Frekuensi penyiraman tergantung pada banyak faktor seperti suhu udara, cahaya, dan komposisi media tanam. Sehingga tidak ada aturan pakem untuk menentukan seberapa sering penyiraman sebaiknya dilakukan. Kami menyiram kebun kami seminggu sekali di musim hujan dan seminggu 2x di musim kemarau. Seiring dengan pengalaman merawat tanaman, kita dapat menentukan frekuensi penyiraman yang paling sesuai untuk tanaman tersebut.

Penyiraman sebaiknya dilakukan saat pagi hari atau sore hari, kala sinar matahari tidak terlalu terik. Jika media masih terlihat basah/lembab, jangan lakukan penyiraman.


Pupuk

Jangan terlalu sering melakukan pemupukan, sebaiknya pemupukan hanya dilakukan pada saat fase pertumbuhan, karena hampir semua jenis cactus dan sukulen mengalami masa dorman (berhenti tumbuh). Jika terlalu banyak dipupuk, tanaman menjadi terlalu subur sehingga mengurangi keindahannya karena jarak antara duri atau daun menjadi jarang dan tanaman menjadi rentan busuk.

Pupuk yang dipakai bisa berupa pupuk kimia maupun pupuk organik, ikuti aturan pakai dan dosis yang tertera pada kemasannya. Kami biasanya menggunakan pupuk slow release yang ditebar di permukaan media supaya praktis. Untuk cactus dan sukulen disarankan untuk menggunakan pupuk dengan kadar Nitrogen (N) yang rendah.